Apa Itu Suspensi Inpepsa dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Suspensi Inpepsa adalah formulasi cair Inpepsa yang memberi Anda perlindungan terhadap pemicu terkait asam lambung untuk pembentukan ulkus, erosi, dan pendarahan. Obat ini diberikan secara oral yang dapat membantu mengurangi risiko komplikasi dari isi perut yang memasuki bagian lain dari tubuh Anda (seperti paru-paru).

Tukak lambung adalah luka terbuka di dinding lambung atau duodenum (bagian pertama dari usus kecil) yang dapat menyebabkan sakit parah, pendarahan, muntah, dan bahkan kematian. Sebagian besar disebabkan oleh iritasi dari sekresi asam lambung yang dikenal sebagai asam klorida. Ada tiga jenis tukak lambung:

  • Tukak lambung (gastric ulcers), yang muncul di bagian dalam lambung.
  • Tukak esofagus (esophageal ulcers), yang muncul di dalam kerongkongan.
  • Tukak duodenum (duodenal ulcers), yang muncul di bagian duodenum (bagian atas usus halus)

Gejala tukak lambung yang paling umum adalah: sakit perut, kadang disertai mual atau muntah. Tanda-tanda lain termasuk perubahan kebiasaan buang air besar seperti diare dan sembelit, darah dalam tinja, dan mulas. Tukak lambung sering disertai dengan penurunan jumlah trombosit darah.

 

Apa Itu Suspensi Inpepsa dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Suspensi Inpepsa adalah formulasi Inpepsa dalam media sekresi lambung buatan yang mengandung bahan aktif Sucralfate. Formulasinya memberikan perlindungan yang cepat dan tahan lama terhadap pemicu pembentukan ulkus, erosi, dan perdarahan terkait asam. Suspensi Inpepsa diberikan secara oral untuk membantu mengurangi risiko komplikasi dari isi lambung yang masuk ke kerongkongan atau bagian tubuh lainnya (seperti paru-paru).

Suspensi Inpepsa banyak dijual di pasaran termasuk di apotek. Di pasaran, Inpepsa sucralfate suspensi 500 mg harga sekitar 90.000 rupiah sampai 130.000 rupiah.

 

Apa Efek Samping yang Terkait dengan Suspensi Inpepsa?

Semua obat dapat menyebabkan efek samping. Namun, banyak orang tidak memiliki, atau kecil kemungkinan terjadi efek samping. Hubungi dokter Anda segera jika salah satu dari efek samping ini terjadi saat menggunakan suspensi Inpepsa:

  • Sembelit
  • Mual, perut kembung
  • Pusing, sakit kepala, bahkan vertigo
  • Diare yang parah
  • Reaksi alergi, misalnya berupa ruam, sesak, muntah, dan sebagainya.

Efek samping yang jarang namun serius dari suspensi Inpepsa:

• Masalah pendarahan. Gejala-gejala ini mungkin jarang terjadi tetapi bisa menjadi tanda masalah pendarahan yang parah dan terkadang fatal. Beri tahu dokter Anda segera jika Anda mengalami salah satu dari gejala berikut:

  • Kulit pucat, merasa pusing atau sesak napas
  • Urin berwarna merah tua dan tinja pucat, muncul sekitar satu jam setelah Anda minum obat melalui mulut
  •  Bengkak pada kaki dan pergelangan kaki.

Inpepsa dapat menyebabkan sembelit karena memperlambat pergerakan otot-otot di usus sekaligus meningkatkan jumlah air yang diserap oleh usus Anda. Penggunaan obat pencahar disarankan untuk menghindari efek ini.

 

Apa Interaksi Obat yang Mungkin Terkait dengan Suspensi Inpepsa?

Penting untuk memberi tahu dokter Anda tentang semua obat lain yang Anda gunakan, termasuk vitamin dan herbal. Jangan memulai pengobatan baru tanpa memberitahu dokter Anda. Ini akan mengurangi risiko efek samping yang serius.

Suspensi Inpepsa tidak boleh digunakan dalam kombinasi dengan obat-obatan berikut:

  • Menurunkan penyerapan digoxin, dolutegravir, ketoconazole, furosemide, tetracycline, teofilin, ranitidine, cimetidine, phenytoin, norfloxacin, warfarin, atau ciprofloxacin
  • Meningkatkan kadar sukralfat di dalam darah jika digunakan bersama suplemen vitamin D
  • Meningkatkan kadar alumunium hydroxide di dalam darah
  • Minuman yang mengandung kalium seperti jus jeruk, lemonade, atau teh bersamaan dengan suspensi Inpepsa. Minuman ini dapat menyebabkan perubahan kadar potasium yang berpotensi berbahaya bila diminum bersamaan dengan suspensi Inpepsa.
Author: boz pulsa