Chipset Laptop Rusak?? Ketahui Inilah Penyebabnya Yang Jarang Orang Tahu

Salah satu perangkat yang tak bisa pisah dalam keseharian saat ini adalah laptop. Sebuah perangkat elektronik yang diperlukan oleh banyak orang. Semakin banyak yang memakai menjadikan produsen – produsen laptop ini terus memproduksi berbagai macam varian dengan spesifikasi yang beragam. Namun kebanyakan orang hanya bisa memakai saja dan mengesampingkan perawatannya. Akibatnya membuat komponen malahan rusak. 

Chipset adalah salah satu komponen yang sering rusak. Chipset sendiri menjadi sebuah bagian yang punya peranan sangat penting sekali. Sebab bila ini bermasalah maka laptop tak akan bisa menyala. 

Apa saja sih penyebab hingga chipset ini bisa mengalami kerusakan?? Menyadur dari website ini anda bisa membaca kembali lebih mudah. Ketahui yuk !!!

1. Overheat

Overheat adalah salah satu penyebab utama yang sering sekali terjadi. Overheat merupakan kondisi dimana panas yang ada di dalam laptop sendiri terasa berlebihan diluar batas ambang batas. Panas ini terjadi karena komponen berkerja dengan kinerja tinggi. Contoh saja ketika menjalankan sebuah aplikasi game. Game ini bisa dikatakan sebuah program yang berat.  Bila spesifikasi game dan perangkat ini tak sesuai maka laptop akan bekerja diluar batasnya. Akhirnya menghasilkan panas berlebih. Seperti pada vga, ram, processor, harddisk. 

2. Kipas mati

Pada sebuah laptop ada beberapa kipas terpasang. Baik di prosesor sendiri dan bagian pembuangan angin. Fungsi dari kipas ini sebagai pendingin prosesor dan juga sebagai alat untuk membuang panas yang ada di dalam sehingga tidak bersarang di dalam terus. Seandainya kipas yang punya peranan penting ini tak menjalankan fungsinya dengan baik maka akan mengakibatkan overheat.

Apa yang akan terjadi?? Komponen yang ada cepat atau lambat akan mengalami kerusakan. Sehingga bila mendapat kipas rusak harus segera diganti agar kerusakan tak menjalar kemana – mana dengan memanggil service laptop jakarta saja yang bisa datang ke lokasi anda.

3. Sudah berumur

Setiap komponen laptop ini memiliki umur dan ketahanan masing – masing. Jika digunakan dalam batas kenormalan seringnya bisa bertahan puluhan tahun dan sebaliknya. Waktu terus berjalan tanpa di sadari komponen yang ada akan mengalami penurunan kinerja dan bahkan bisa mati. 

4. Kotor

Jarang sekali yang peduli akan hal perawatan pada laptop. Bahkan untuk persoalan kebersihan sekalipun. Lihat saja bagian luar banyak debu dan minyak. Di bagian yang terlihat aja jarang dibersihkan apalagi bagian dalam laptop sendiri. 

Tanpa disadari debu – debu dengan partikel kecilnya ini bisa masuk ke dalam. Semakin lama maka debu ini akan menumpuk yang akibatnya akan membuat semakin kotor. Kotoran ini pasti akan mengganggu performa dari laptopnya sendiri. Contoh saja bila semakin banyak yang menempel di kipas prosesor maka bisa dikatakan pembuangan panas yang ada tak bisa sempurna. Lambat laun bisa membantu merusak chipset sendiri.

5. Salah membawa

Tanpa sadar saat membawa laptop yang di letakkan di dalam tas akan berbenturan dengan barang – barang yang lain. Supaya tidak terjadi kerusakan ada baiknya pisahkan laptop dengan barang yang lainnya meskipun dalam satu tas yakni menggunakan tempat tersendiri dengan bahan yang empuk. 

dak 

 

Author: boz pulsa