Dampak Kerusakan Alam untuk Satwa Langka yang Harus Diwaspadai

Kerusakan alam yang terjadi di Indonesia memang bisa menjadi ancaman yang serius bagi makhluk hidup yang tinggal di dalamnya. Selain disebabkan karena bencana, kerusakan alam pun bisa disebabkan oleh ulah tangan dari manusia yang tidak bertanggung jawab. Misalnya seperti kebakaran hutan, banjir, tanah longsor.

Oleh karena itu, menjaga alam ini menjadi tugas dari seluruh manusia. Tidak boleh berbuat kerusakan, karena jika terjadi kerusakan dampaknya bisa berdampak pada satwa dan manusia.

Berikut ini beberapa dampak dari kerusakan alam yang akan terjadi pada satwa langka yang harus kita waspadai :

1. Satwa kehilangan habitat

Alam memang menjadi habitat asli bagi satwa yang ada di bumi. Banyak jenis satwa yang dilindungi maupun tidak dilindungi yang hidup di alam. Jika alam mengalami kerusakan, satwa akan kehilangan habitat aslinya. Saat hutan rusak, maka akan ada banyak sekali satwa yang kehilangan habitat aslinya.

2. Hilangnya sumber makanan

Dampak dari kerusakan alam selanjutnya ialah hilangnya sumber makanan. Alam memang memiliki banyak jenis makanan untuk makhluk hidup di bumi, saat alam rusak maka ketersediaan makanan jadi tidak ada.

3. Satwa menjadi punah

Saat bahan makanan sudah tidak ada, maka akan ada banyak satwa yang kehilangan sumber makanannya. Jika kebutuhan makanan tidak tercukupi dengan baik, maka satwa akan menjadi lemah, mati, dan akhirnya punah.

4. Keanekaragaman satwa jadi berkurang

Satwa yang ada di Indonesia memang sangat beraneka ragam. Indonesia dikenal dengan keanekaragaman hayati dan makhluk hidupnya, jika alam terus menerus mengalami kerusakan maka akan membuat keanekaragaman menjadi berkurang bahkan bisa hilang.

Sudah menjadi tugas bagi manusia yang ada di bumi ini untuk bersama melestarikan alam dan menjaga alam. Hal ini karena alam memiliki sangat banyak manfaat bagi manusia dan makhluk hidup lainnya.

Menjaga alam bisa dimulai dari hal kecil seperti menjaga lingkungan dengan membuang sampah pada tong sampah organik dan non organik alias tidak membuang sampah sembarangan, menghindari menebang pohon secara liar, dan lainnya. Dengan bersama menjaga alam, maka dampak kerusakan alam bisa dikurangi bahkan dihindari.

Author: boz pulsa