Manfaat Kacang Mete untuk Promil serta Cara Mengkonsumsinya

Kacang mete atau biasa disebut dengan kacang mede sebenarnya bukanlah kacang, namun merupakan biji yang berasal dari buah jambu mete. Buah jambu mete yang juga biasa dikenal sebagai jambu monyet yang mempinyai nama Latin Anacardium occidentale. Buah ini tidak termasuk dalam anggota jambu-jambuan, namun berkerabat dekat dengan buah mangga.

Manfaat Kacang Mete untuk Promil

1. Sumber Protein dan Lemak Baik

Kacang mete merupakan salah satu sumber asam lemak omega 3 dan juga 6 yang sangat bagus untuk ibu hamil. Ini merupakan jenis yang lemak baik yang dapat menjaga kesehatan pembuluh darah ibu dan juga janin, serta dapat mengoptimalkan perkembangan otak pada janin selama di dalam kandungan.

Selain dari itu, segenggam kacang mete juga mampu memberikan protein yang sangat diperlukan bumil dan janin untuk membentuk sel-sel yang baru, dan juga mengganti sel-sel lama yang sudah rusak.

Asam lemak omega 3 dan 6 yang ada pada kacang mete bisa terjaga dengan baik jika diolah dengan benar, misalnya dengan dipanggang. Hindari menggoreng kacang mete sebab kandungan yang baik akan tergantikan dengan komposisi lemak jahat yang timbul dari minyak.

2. Sumber Zat Besi

Ketika hamil, bumil akan sangat berisiko terkena anemia karena kekurangan zat besi. Sebab, semua cadangan zat besi yang ada di dalam tubuhnya sudah habis digunakan untuk membentuk hemoglobin. Hemoglobin berguna dalam menyalurkan oksigen ke dalam sel-sel tubuh ibu serta janin.

BIla tak diimbangi dengan asupan zat besi yang cukup, akibatnya asupan oksigen ke janin bisa terganggu. Nah, kacang mete merupakan salah satu makanan yang bisa membantu memenuhi kebutuhan zat besi ibu hamil.

3. Kaya akan Antioksidan

Selain protein, zat besi, dan asam lemak, kacang mete juga kaya akan antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas.

Tak hanya berbahaya untuk kesehatan ibu, radikal bebas juga dapat membahayakan tumbuh kembang janin. Beberapa kondisi yang dapat terjadi sebab radikal bebas ialah eclampsia dan preeklampsia.

Ini merupakan kondisi disaat tekanan darah tinggi pada bumil bisa mengakibatkan kejang sampai bisa mengancam nyawa ibu dan janin.

4. Menurunkan Risiko Alergi pada Bayi

Pada penelitian yang dipublikasikan tahun 2015 mengatakan bahwa konsumsi kacang, susu, dan gandum ketika hamil dapat menurunkan risiko alergi serta asma pada janin. Dan jenis kacang yang dimaksud yakni kacang mete.

Jika orang tua memiliki alergi dan hendak mengurangi risikonya pada sang buah hati, tak ada salahnya bagi bumil agar rutin makan kacang mete sejak dimulainya masa kehamilan.

5. Kaya Akan Magnesium

Kacang mete ialah sumber magnesium yang bagus dalam meningkatkan kesehatan tulang beserta kalsium. Magnesium dapat menghindarkan dari kejang otot, kelelahan , tekanan darah tinggi, dan migrain.

Cara Mengkonsumsi Kacang Mete dengan Benar

  • Kacang mete yang sudah dikupas dengan alat pengupas mete bisa Anda padukan dengan buah kering atau kacang lainnya. Anda juga bisa menambahkan sayuran dan menumis kacang mete dengan sayuran tersebut.
  • Kacang mete juga dapat dicampur dengan bahan seperti cereal atau oats dengan ditambahkan sirup maple dan Anda bisa menyantapnya untuk sarapan.
  • Campurkan kacang mete dengan tambahan segelas cokelat hangat, kue, ataupun makanan manis yang lainnya.
  • Agar memperoleh rasa segar, anda juga bisa memblender kacang mete, kurma, dan kayu manis dengan tambahan yoghurt atau susu. Tambahkan sirup buah berri jika ingin rasa yang lebih segar.
  • Anda juga dapat membuat selai dari kacang mete yang telah dicampurkan dengan bahan lainnya. Bila sudah jadi, padukan dengan roti ataupun buah seperti apel dan persik atau digunakan dalam salad. Anda bisa menyimpan kacang mete dengan plastik yang sudah dibungkus dengan hand sealer agar lebih mudah.

Demikian artikel yang bisa saya sampaikan. Semoga bisa bermanfaat untuk Anda.

Author: boz pulsa