obat kuat kimia farma

Mendapatkan Obat Kuat Yang Manjur

Konsumsi obat kuat seperti viagra atau jamu memang bukanlah hal yang tabu. Alasannya dengan mengkonsumsi obat kuat tersebut dapat memberikan efek vitalitas saat berhubungan. Efek manjur tersebut akan didapat bila obat kuat tersebut asli atau merupakan obat kuat yang dijual di Apotik Kimia Farma.

Obat kuat palsu yang beredar di pasaran seringkali adalah pil kosong yang mengandung bahan-bahan yang tidak bermanfaat sama sekali. Apabila setelah mengkonsumsi namun merasakan sedikit perubahan pun itu dikarenakan dampak psikologis saja karena telah mengkonsumsi obat kuat.

Sesuai kutipan dari situs deherba.com https://www.deherba.com/pilihan-obat-kuat-di-apotik-yang-terbukti-dan-aman.html, untuk mendapatkan manfaatnya, berikut ini ada dua pertimbangan dalam memilih obat kuat.

1. Konsultasi dengan Dokter
Sebelum memilih obat kuat, ada baiknya jika Anda mengkonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter. Pasalnya dengan konsultasi dengan dokter Anda bisa mendapatkan resep untuk obat kuat

obat kuat kimia farma

Konsumsi obat kuat harus dikontrol dengan dosis yang tepat. Ada juga kondisi tertentu yang disarankan untuk tidak mengkonsumsi obat kuat seperti karena darah rendah atau ada bawaan penyakit jantung karena dapat membahayakan nyawa.

Konsultasi dengan dokter akan menghindarkan Anda dari efek samping yang berbahaya. Konsumsi obat kuat melebihi dosis dapat menimbulkan efek samping. Efek samping yang dirasakan bisa seperti sakit kepala, masalah penglihatan, ereksi berkepanjangan hingga gangguan pencernaan.

Memang ada obat kuat yang bisa dibeli tanpa melalui resep dokter, namun Anda harus mengecek keaslian produknya mulai dari izin edar BPOM dan lainnya. Jadi pertimbangkan dengan baik untuk konsumsinya.

2. Dijual Apotik Berizin
Tidak sedikit obat kuat yang dijual baik secara online maupun melalui iklan di pinggir jalan sekalipun. Untuk mendapatkan khasiatnya tentu Anda harus mendapatkan produk asli yang didapatkan dari penjualan obat yang berizin seperti Apotik.

Beberapa contoh obat kuat di apotik Kimia Farma yang dijual adalah PDE5 inhibitor yang bermanfaat untuk meningkatkan aliran darah ke penis dan memicu ereksi. Jenis obat PDE5 inhibitor ini punya beberapa label seperti Viagra, Pfizer, Levitra, Staxyn, Cialis, Eli Lilly, Stendra, dan Vivus.

Hanya saja obat PDE5 inhibitor tersebut dijual dengan menggunakan resep dokter yang bertujuan agar tidak dikonsumsi secara berlebih. Untuk alternatifnya obat kuat tradisional seperti yang terbuat dari ekstrak Tongkat Ali.

3. Produk Yang Tidak Overclaim
Memilih produk obat kuat yang tidak overclaim atau berlebihan juga bisa menjadi pertimbangan. Seringkali penjual memberikan klaim mengenai khasiat obat kuat yang manjur tanpa menjelaskan kandungan obatnya dan juga ijin dari peredaran obat kuat tersebut.

Produk overclaim tanpa ijin resmi BPOM ini selain diragukan kebenaran manfaatnya juga diragukan keamanannya bila dikonsumsi. Umumnya produk tersebut dilabeli sebagai produk impor dari negara tertentu yang dikatakan manjur dan memiliki efek jangka panjang.

Manfaat dari obat kuat sebenarnya adalah untuk mengatasi disfungsi ereksi, memperbaiki sistem hormon sehingga produksi hormon dan sebagainya. Bila klaim tersebut berlebih, maka Anda bisa merasakannya.

Itulah beberapa pertimbangan dalam memilih obat kuat yang sebaiknya Anda beli dengan resep dokter dan juga dari apotik yang berizin. Selain terjamin manjur, obat kuat tersebut juga aman untuk digunakan karena sudah melalui tahap pengujian dan perijinan.

Jangan sekali-sekali mencoba mengkonsumsi obat kuat yang tidak jelas ijin dan dosisnya. Efek samping yang diberikan bisa membahayakan jiwa. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda sebagai pertimbangan sebelum membeli produk obat kuat. Selamat mencoba.

 

Author: boz pulsa